Showing posts with label Telkom University. Show all posts
Showing posts with label Telkom University. Show all posts

FAST FEB : Petuah Dari Luar Kelas


Kembali lagi bersama agenda FAST! 
Kali ini aku jalan-jalan ke Jakarta, untuk ikut mendokumentasikan acara Reuni Akbar dan Peresmian FAST Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersama Pak AT dan kakak-kakak DEA. 

Freelance : Meliput Bapak Menteri Sambil Dapat Teman Baru


Ada hikmahnya juga ternyata bisa minim di kegiatan organisasi semester ini. Aku bisa mencoba banyak sekali pekerjaan yang tidak terikat seperti bekerja lepas. Karena aku sedang senang-senangnya menjemput kesempatan, maka tawaran seperti ini langsung kuambil. Kalau belum tau ceritanya, coba baca dulu post ini : Menjemput Kesempatan


Menjemput Kesempatan


"Our Network is Bigger Than You Think"

Sebagai pribadi yang people person tapi super duper rumahan (kalo lagi liburan, stuck males ga bisa kemana-mana), aku akan senang sekali menyambut akhir liburan semester yang tinggal menghitung hari! Karena tandanyaaaaa, aku akan berpergian lagi, sibuk lagi, cape lagi dan bertemu dengan orang banyak lagi! Yeay! 

Tapi harus kuakui, akibat libur panjang tersebut, sering kali membuat diri ini terlalu nyaman tinggal di rumah, sehingga perasaan sedih berpisah dengan orang rumah tetap ada. Degdegannya serasa mau dipulangin ke pesantren. Maunya mewek aja minta pulang lagi. Hahaha padahal  mah umur udah 20 tahun,  x_x ya tapi gitu manjanya masih terpelihara. *Bukan cuma salah gue plis* 

Nah meski begitu, kepulangan aku ke Bandung kemarin, ternyata menjadi keputusan yang paling hebat yang pernah aku putuskan. Karena aku sudah mulai memaksakan diri untuk menjemput kesempatan

Cerita ini berawal dari dua hari yang lalu saat Pak Ferdian, salah satu senior yang baru-baru ini aku kenal, menawariku mengerjakan proyek alumni. Ia memintaku untuk pulang ke Bandung lebih awal agar bisa ikut mewawancarai dan merancang keleidoskop FAST. Tanpa pikir panjang, padahal aku belum izin mama papa, langsung kukatakan, yes dan aku akan segera caw! Mengapa senekat itu? Karena menurutku akan sangat keren bisa berkenalan dan duduk bareng bersama senior-senior yang sudah sukses. Ditambah pulak sebelumnya, sering aku mendengar kisah bahwa alumni-alumni yang tergabung dalam ikatan bernama FAST ini mulai menggarap hal-hal besar. 

Long story short, sampailah aku di Warung Pasta, Dago, bersama ka Fajrin yang "siap-siapnya" lebih dari satu jam. Lama banget ga tuh! Yang awalnya, diminta janjian sehabis maghrib, baru bisa berangkat saat adzan isya berkumandang. Indonesian. 

Setelah sampai di lokasi, ternyata sudah menunggu sambil mengobrol seru, orang yang sangat familiar bagiku, Pak Andika, CEO Mynet, yang menginterviewku di semseter lalu, dan calon investorku di semester lalunya lagi. Sisanya diantara orang-orang yang menyeruput kopi, belum ada satu orangpun yang kukenal, wajahnya bahkan namanya. Sampai akhirnya Kang Ahmad mulai memperkenalkan diri dan memperkenalkan siapa saja yang hadir dan kongkow saat itu diserta dengan latar belakang kesibukannya. Wow! Bukan main!! Orang yang duduk disini, ternyata adalah orang-orang hebat yang memiliki pengaruh besar di lingkungannya dan tentunya satu almamater denganku! Mantap!

Lalu, dari obrolan-obrolan ringan inilah, kang Ahmad mulai memperkenalkan apa itu FAST dan apa saja yang sudah dan yang akan diraihnya. Tanpa penuturan yang bertele-tele, aku dan ka Fajrin diminta untuk bisa membantu berkarya didalamnya dengan fasilitas-fasilitas yang pasti disediakan oleh alumni. Dengan catatan (yang kutambahkan sendiri), dengan hasil kerja yang juga harus setimpal.

Maka belum apa-apa benefit yang ditawarkan sudah sangat mengesankan. Dan terbayang pulak, dari proyek tersebut, tentu akan membuka sedikit demi sedikit jaringan raksasa yang apabila disyukuri dan dipergunakan dengan bijak, akan bermanfaat dimasa depan. 

Tak henti-hentinya hati ini mengucap syukur telah dipertemukan dengan orang-orang hebat malam kemarin. Tak henti-hentinya hati ini juga berterimakasih pada diri yang mau memaksakan diri untuk melawan kemalasan, melawan kenyamanan dan menjemput kesempatan. I am so proud of you my dear! Tentunya kesempatan ini bukan saja menjadi barang mewah bagiku, tapi menjadi beban moral juga yang memaksaku untuk terus mengupgrade diri agar bisa memaksimalkan tantangan-tantangan yang diberikan. 

Laa haulaa walaa quwwata illa billah, alhamdulillah di awal tahun sudah diberikan kesempatan yang luar biasa. Dimanapun teman-teman pembaca berada, semoga selalu dipertemukan juga dengan kesempatan-kesempatan emas, yang tentunya kesempatan tersebut bisa dimaksimalkan dengan sebaik mungkin. Aamiin :) 


Nilai A, Tapi Ngulang. Kok Bisa?


"Jangan ngulang mata kuliah, berat. Kau tak akan kuat, biar aku saja" 
-@renaldpputra-

(2/2) Bittersweet Year - Grow Up With Me!


"Tahun-tahun terbaik dalam hidupmu adalah saat dimana engkau memutuskan setiap masalah yang kau hadapi adalah milikmu sendiri. Engkau tidak menyalahkan ibumu, alam, atau bahkan presiden. Engkau menyadari bahwa dirimu sendirilah yang mengendalikan takdirmu sendiri" 
-Albert Ellis-

Kalau ditafakuri, alhamdulillah 3 resolusi yang aku buat tahun lalu tercapai sudah. Bermesraan dengan Quran, melakukan perjalanan jauh dan menjalankan bisnis berhasil dilakukan. Seperti yang aku sebutkan dipostingan sebelumnya (1/2) Bittersweet Year - Grow Up With Me! enam bulan pertama lebih banyak dihabiskan dengan Quran dan bisnis. Barulah di enam bulan berikutnya aku banyak melakukan perjalanan jauh, lintas provinsi misalnya. Alhamdulillah! Scroll down ya untuk cerita selengkapnya!


(1/2) Bittersweet Year - Grow Up With Me!


HAAAAAAAAAAAI! Assalamu'alaikum brothers and sisters! How's your life? 
Penghujung 2017 ini, akan kututup dengan summary story mengenai apa yang aku lakukan selama 2017. Tentang pencapaian, kegagalan, pelajaran, peringatan apa saja yang kudapat dari resolusi-resolusi yang direncanakan. Tapi sebenarnya harus ga harus sih, nulis life recap di blog, karena cerita-cerita ini seharusnya sangaaat personal untuk diriku sendiri. Dan orang lain juga belum tentu membutuhkannya. Tapi...tapi, blogwalking yang akhir-akhir ini sering aku lakukan membuatku mengerti bahwa seremeh apapun cerita kita, bisa jadi sesuatu yang lain untuk orang lain. Pada akhirnya setelah membuat 3 draft yang tak kunjung usai karena dirasa terlalu emosi, terlalu menggurui, draft ini akan jadi draft terakhir yang aku pakai. Here we go!

"If you know me, based on who I was a year ago, you don't know me at all. My growth game is strong. Allow me to reintroduce myself"
-Anonymous-
🌸🌸🌸🌸🌸

#FollowSunnah : Hijrh. Project - My Cool Squad


"Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk. dan kawan bergaul yang soleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik dari pada berdiam. Dan berdiam lebih baik daripada berbcara yang buruk." (H.R Al-Hakim) 

Baca cerita Syahla dan Roy Biruni.

Sebelumnya aku sudah pernah cerita sedikit tentang Hijrh.Project disini : Hijrh.Project - Rumah Hijrah Anak Muda 

Kenapa sih aku begitu mengelu-elukan Hijrh.Project? 

Bukan apa-apa, bagiku Hijrh Project adalah doa yang Tuhan kabulkan. Karena selama tingkat satu, aku merasa bahwa aku benar-benar  CUPU, tidak punya semangat berkarya dan rasanya ingin cepat lulus saja karena tidak punya teman yang benar-benar klop.  Tapi semenjak ada mereka, hidupku terasa lebih bahagia. Mereka baik dan lucu. Meski sering mereceh. Tapi ada yang lebih dari itu. Mereka sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam bergaul dan berkarya. Gimana gak makin cinta coba. Sholat insyaAllah tepat waktu, bicara tidak kasar, tidak merorok dan punya spesialis masing-masing yang terus mereka asah. 

Aku sangat bersyukur dipertemukan dan berteman baik dengan mereka. Dan akupun enggan untuk menyendiri lagi. Untuk apa?! Aku punya mereka. Ya meski menurutku, karena selalu ada batasan untuk pergaulan lawan jenis, kadang kami tidak bisa bercanda terlalu berlebihan. Tapi itu baik, tapi kadang juga jadi keki sendiri :"D Hehehe mungkin karena aku terlalu sering bercanda yang ga penting kali ya :"D Tapi gapapalah ya, itu kan justru adalah bentuk kasih sayang. Saling menjaga dari hal yang tidak bermanfaat.  

Dan kami sedang merintis kedai kopi loh! Kamu bisa mampir untuk nongki-nongki disini. Pertengahan Januari sudah buka insyaAllah. Nanti saat softlaunching aku kabari deh, siapa tau mau ikut ^^   Liat dulu aja deh keseruan kita saat belajar jadi Barista Soleh wkakakak 


Perpanjangan Istana di Surga

 “Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (At-Tawba : 24)



Hidup bahagia itu butuh referensi. Butuh grand design yang mantap. Kalau bisa ada storyboardnya, wedeeh :"D, iya biar bisa tervisualisasi dengan jelas. 

Jadi gini nih, sejak dulu aku main tumblr, aku nemu rumah ala California gitu, sayangnya gambar rumahnya hilang, tapi alhamdulillah aku udah dapet gambar pengganti buat referensinya, hehe.

Nah setelah dapat refrensi rumah putih kesayangan, aku juga suka banget liat gedung FRI yang dekat Masjid Syamsul Ulum. Menurutku, bangunannya ala Eropa banget. Setelah itu aku jadi ingin punya rumah seluas dan sepanjang itu. Tiga tingkat aja deh. Lantai bawah itu khusus untuk anak yatim, lantai dua untuk ahlul Quran dan lantai tiga untuk keluargaku. Kalau bisa, saking panjang dan luasnya rumah tersebut, kita sampai bisa main sepatu roda didalamnya. Terus kita juga punya ATM sendiri. Ih mantap kan. ^^ Nah dulu rencananya gitu, tapi sekarang sepertinya akan berubah.

Rencana rumah tiga lantai itu akan kubangun, dengan kehendak Allah untuk asrama penghapal Quran Madrasah Quran Syamsul Ulum di Telkom University, sepulang dari Madinah. Aamiin. Dengan masih format yang sama sepertinya. Tapi lantai bawah untuk mahasiswa yang ingin fokus belajar bahasa asing, lantai dua untuk anak yatim dan lantai tiga untuk ahlul Quran. InsyaAllah doain ya doain ^^ Aku tidak ingin menamai rumah ini sebagai pesantren. Inginku jadikan sebagai perpanjang dari RSPQ milik ka Anwar. Yup biar saja jadi RSPQ (Rumah Singgah Pecinta Quran supported by MQSU dan Tel-U) untuk orang dewasa hehe


Kalau rumahku sendiri aku ingin punya dua. Satu rumah yang tetap dan satu lagi rumah didalam Caravan! WHOAA!! Itu cita-cita aku sejak keciiil hihi lucukk! Rumah yang utama ini akan tetap ada bagian untuk kajian Quran. Yoi dibuat senyaman mungkin sebagai pusat penelitian dan pengkajian Quran. Sedangkan caravan dikhususkan aku dan keluargaku untuk keliling Indonesia bahkan dunia. Sebagai layanan muallaf mobile atau untuk taaruf konseling

Seru ya memang bermimpi itu. Apalagi kalau disangkut pautkan dengan dakwah. Apalagi niat jihad untuk meningkatkan kecintaan kita pada Allah dan Rasulnya, mengapa tidak?! Bukankah malah menjadi terasa menyenangkan? :D  

Menyikapi Hati yang Jatuh Hati




Kisah, bukan dongeng. Sebagian besar anak adam tak pernah jemu atau bosan mendengarkannya, karena sifat kontennya sangat manusiawi. Bisa diseimbangkan, dihubungkan atau dibandingkan dengan kondisi diri saat ini. Apalagi yang diceritakan adalah kisah orang-orang pilihan Allah. Weh, sudah paling mantap kalau dijadikan ibroh. InsyaAllah manfaat, iya kan? 😁
Dan alhamdulillah, Masjid Syamsul Ulum yang didukung oleh banyak partner sudah menggenapkan janjinya untuk memenuhi 3 serial kajian kisah Adam a.s dan Siti Hawa selama 3 minggu kemarin. Disesi akhir kajianpun, mereka tak pernah absen memberikan minuman hangat nan manis seperti coklat panas cuma-cuma. Whehe lumayan banget! 😅 Pendongengnya pun seru betul. Eh ustad yang menyampaikan ceritanya maksudku. Iyap! Ustad Reza Noor Umboro S,HI., MM.Pd.I. Dengan banyak menyelipkan selipan humor seputar dunia pernikahan, beliau piawai sekali memaparkan cerita Nabi yang sering kali tidak logis alur ceritanya ataupun kejadian yang menimpanya. Yoi, bisa begitu karena yang menjadi sutradara sungguhan dipanggung ceritanya kan Rabb Yang Maha Bisa. Jadi jangan protes lah ya, cukup diimani dan dipelajari dari setiap kisah yang dituturkan. 😎
Oya biar kuberi testimoni supaya nanti kamu tertarik ikutan dikajian selanjutnya. Kajian ini terbuka untuk UMUM. Kamu yang gaul atau sangat gaul, kamu yang syari’i atau sangat syari’i, kamu yang mahasiswa Bandung atau mahasiswa luar negeri yang kebetulan lagi liburan di Bandung, boleh banget sindang heula di Masjid Syamsul Ulum Universitas Telkom dihari Kamis ba’da maghrib hingga jam sembilan malam kira-kira, biar bisa dengerin kajian-kajian seru kedepannya. Cobain deh 😇
Menurut pengalamanku, duduk mendengarkan kajian serial Adam a.s selama ini, sensasinya berbeda-beda. Dari setiap judul kajian punya keseruannya masing-masing. Dikajian pertama Ustad Reza kupas tuntas tentang awal penciptaan Nabi Adam a.s lengkap dengan dalil-dalil penjelas. Gak ketinggalan, dibahas juga dialog penduduk langit berserta pertanyaan-pertanyaan greget soal akan diciptakannya khalifah (kata sifat) dimuka bumi oleh Allah. Dan ya kamu tau sendiri kan lanjutan kisahnya, setelah Allah kenalkannya Adam kepada malaikat dan Iblis, kemudian golongan malaikat dan iblis diperintahkan untuk bersujud tapi iblis menolak karena angkuh, peristiwa ini yang menjadi bahasan utama dikajian kedua.
Iya, setelah peristiwa pembangkangan tersebut, resmilah Iblis diusir dari surga dan jadilah Iblis musuh abadi Nabi Adam a.s dan keturunannya. Hueee kajian kedua ini sangat emosional, karena hampir setiap celah kehidupan manusia, Iblis bisikan ajakan-ajakan, tipu daya dan godaan yang menjerumuskan. Huh kudu-kudu sering berdoa memang dari godaan syaitan yang selalu mencoba meringsek masuk untuk memporak-porandakan hati manusia dari condongnya ia pada ketaatan pada Allah. Errggg memang laknatullah! 


Tapi tenang, ada kajian selanjutnya yang jadi peredam kejengkelanku terhadap kelakuan iblis. Ya, judul favorit dari semua judul. “When We Meet”. Haha wajarlah kisah percintaan adalah topik paling menarik bagi remaja tanggung sepertiku. Ya, meskipun saat itu kondisi masjid kurang kondusif karena berisik, tapi tetep asyique! Diseri ini diceritakanlah kisah cinta pertama manusia di dunia dimulai. Eaaaaa. Ustad Reza menjelaskan bahwa faktanya, saat Adam a.s dan Siti Hawa diturunkan dan dipisahkan karena melanggar perintah Allah, yang memiliki keinginan kuat (atau yang sangat berusaha mencari) hingga akhirnya Allah pertemukan mereka di Jabal Rahmah adalah Siti Hawa loh. (Hayolo the next Hawa jangan gengsi! haha) Eh tapi bukan cuma itu sih poin utamanya. Ada pesan yang benar-benar ingin pak Reza sampaikan diserial ketiga ini, yaitu.... 


Saat membangun rumah tangga kelak, belajarlah dari Adam a.s dan Siti Hawa yang ;
1.     Tidak saling menyalahkan ketika mengalami kejadian pahit. Tapi mawaddah (menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing). Ya contoh kongkritnya, mereka tidak saling menyalahkan bukan?! Walau karena keduanya lalai digoda syaitan memakan buah khuldi, akhirnya mereka diusir dari kenikmatan surga.  Yang ada mereka malah...
2.     Memohon ampun pada Allah dan ingin dijamin tidak menjadi orang-orang yang merugi (yang rusak cinta diantara keduanya, rumah tangganya, kehidupannya). Adapun kelak kita menemukan konflik di rumah tangga kita, Ustad Reza menyarankan agar kita langsung memohon ampun kepada Allah. –Baca Doa mereka di Q.S Al-Araf : 23.

Dan alhamdulillah Allah terima tobat keduanya dan Allah janjikan apabila mereka berdua mengikuti petunjuk Allah, tak ada rasa takut dan kesedihan menjalani kehidupan di dunia (Q.S Al-Baqoroh 37-38), apalagi telah diwariskan untuk mereka dan keturunannya sifat khalifah (memimpin, menggantikan dan mengurus). 

Sebagai penutup nasihat, Ustad Reza menuliskan kami oleh-oleh di black canvas.    
وَعَيْنُ رِضَى عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيلاً
Jadilah pribadi yang memiliki kemampuan melihat, menilai hal yang aib menjadi tumpul. Maksudnya apabila melihat keburukan, kita bisa menelusur untuk mencari celah baiknya. Kalau populernya, pasti selalu ada hikmah dibalik kejadian yang kita “anggap” sial, apes atau buruk tersebut.


Selanjutnya ini bagianku mengambil konklusi ya. Ini murni dari hasil apa yang aku mohonkan pada Allah setelah mendengar kisah Adam a.s dan Siti Hawa. Betapa beruntungnya mereka diberikan cinta yang Allah titipkan, bukan cinta yang mereka tanamkan. Nah ini! Sejauh apapun jarak dibentangkan, selama apapun waktu mereka ditangguhkan untuk bertemu, kalau cinta mereka Allah yang titipkan, sudah pasti akan bertamu. Eh bukan bertemu maksudnya! Hehe. Ya begitulah, jadi bagi kawula muda yang sama-sama PASTI pernah atau sedang dilanda jatuh cinta, yuk saling kuat menguatkan untuk mengingatkan berpegang teguh dulu saja pada ketaataan. Selesaikan amanah-amanah dipundakmu, baru nanti uruslah urusan percintaan ketika Allah sudah percayakan. Haha sok iyeh yah? Padahal Aul juga sering galau kok. Tapi tenang aul gak lama galaunya, karena sering dialihkan dengan ikut kajian. Hahaha hasemelehhh.. 

Yow sebenarnya kamu bisa akses kajian ini full version lewat video, tapi sepertinya DKM belum merilisnya, jadi tunggu aja yaaa! Biar ga ketinggalan cerita seru lagi, makanya ayok ikut kajian selanjutnya!! Ditungguuuuu!! ^^  




Hijrh.Project - Rumah Hijrah Anak Muda

"Dakwah literally means invitation" -Nouman Ali Khan-
Menjadi anak nakal, terjebak mode fashion masa kini, berlaku semaunya, melakukan sesuatu serba salah, menghabiskan waktu dengan bermalas-malasan, menunda-nunda pekerjaan, gunjing sana gunjing sini, banyak tertawa, sedikit berpikir. Menyambung pertemanan, memutuskan yang satunya, makan sembarang, tidur tidak teratur dan pergi main menghabiskan uang.  Itulah hembusan nafasku, pemilik jiwa muda yang tersesat.Aku butuh hijrah!

#1Day1Ayat : Telkom Quran Challenge 2016


Kemarin aku sempat buat post tentang pemimpin.
Sejak kelas 3 SMP aku ga asing dengan atmosfer organisasi yang keras, budaya komunikasi yang padat dan tuntutan menghasilkan sesuatu yang kreatif dan inovatif. Rasanya dibesarkan di lingkungan Muhammadiyah itu, hingga akhir hayatnya akan berjuang, berdakwah bersama organisasi.  
Tahukah kenapa seperti itu? Karena sejak dididik menjadi seorang kader, kita dicekoki ayat  ayat ini : 




"Dan hendaklah ada diantara kamu ada segolongan umat  yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung" (Q.S Al-Imran : 104)
Baca Punya Ukhti Fira :

 Well, ayat ini ga cuma berlaku untuk Muhammadiyah kok. Tapi untuk semua umat manusia ^^
Jadi kebetulan, di kampus juga aku mengusahakan untuk terus berdakwah (red : Mengajak). Dan sekarang alhamdulillah aku lagi ngerjain proyek bareng temen-temen Madrasah Quran Syamsul Ulum Tel-U yaitu Telkom Quran Challenge.


Event ini dilaksanakan dengan niat ingin mensyiarkan Quran di Telkom University dengan kemasan yang keren dan mudah diterima mahasiswa. Kita juga ingin memotivasi teman-teman supaya mau berinteraksi dengan Quran lebih intens di bulan Ramadhan. Juga mengajak teman-teman Telkom University untuk berlomba-lomba dalam kebaikan :) 

Mekanismenya gimana sih? 
Mudah kok
1. Upload video tilawah kamu (Untuk akhwat dan ikhwan hanya rekaman suara saja, tidak menampakan wajah.) ke instagram dan email kami (mqsutelkomuniversity@gmail.com) untuk diberi template dan diupload ulang di ig @mqmsu
2. Surat dan ayat Qurannya kamu yang tentukan.
3. Menyertakan caption
"Saya menerima tantangan Quran Challenge dari MQSU" lalu seratakan alasan mengapa memilih ayat tersebut dan jangan lupa hastag #quranchallenge2016 #pejuangquran #mqsu #akukamudanquran
4. Tantang teman kamu min 2 orang
5. Tunggu THR kami di akhir bulan ramadhan bagi para pejuang quran yang terpilih :D

Nah ini salah satu penampakan dari THRnya :


Bukannya semangat dapet yang gratisan, temen-temen Tel-U malah ada yang pesen untuk beli. Hadeh.. Tapi kita sangat senang menerima respon positif seperti itu karena artinya, temen-temen Tel-U masih peduli dengan Quran. ^^ BTW ini bakal ready stock bulan Agustus loh mwhehehe.

Ya, kami berharap, kami para pejuang Quran MQSU bisa termasuk kepada sekumpulan orang yang menyeru kebaikan seperti yang Allah SWT firmankan dan mudah-mudahan kita termasuk orang yang beruntung. Aamiin :)

#1Day1Ayat : Luangin Waktu 10 Menit = Hemat 360 Ribu


Bandung adalah kota kreatif yang paling asik ditinggali. Bagaikan tanah impian, segala yang kamu butuhkan, lengkap tersedia. Kamu mau cari tempat kumpulnya komunitas kreatif? Pakaian yang lagi ngetrend? Cafe yang cozy? Jajanan aneh? Taman yang nyaman? Mall yang megah? Di Bandunglah surganya. Makanya ga asik kalau main ke Bandung tapi ga punya uang.

One Step Closer


Menjadi reporter adalah cita-cita yang aku idam-idamkan sejak kecil. Awalnya saat aku sd, aku memilih reporter hanya karena aku tidak ingin ketika orang dewasa bertanya soal cita-cita, jawabanku mainstream dan mudah ditebak. Saat itu jawaban paling popluer adalah menjadi seorang dokter. Maka aku memilih reporter karena aku yakin tidak ada teman-temanku yang memilihnya. Lol

Serunya Belajar dan Mengajar di RSPQ

Kalau mahasiswa bisanya demo sudah biasa. Kalau mahasiswa keluar negeri sudah biasa. Kalau mahasiswa bikin konser sudah biasa. Kalau mahasiswa bisnis juga sudah biasa.  Nah, kalau mahasiswa mengabdi pada masyarakat masih jarang nih. Bahkan terbilang sedikit. Di Telkom University sendiri banyak sekali LSM yang digerakan oleh mahasiswa Tel-U tapi biasanya yang turut  serta menjadi relawan hanya segelintir. 

Aull sendiri memutuskan untuk menjadi volunteer di RSPQ karena Aull ingin meneruskan kebiasaan mengajar di rumah saat liburan waktu itu. Dan tentunya Aull tidak ingin melakukan lagi pola kegiatan yang sama seperti di SMA. Aull ingin mencoba banyak hal dan membentuk pola baru yang lain, sehingga Aull punya banyak cerita yang bisa dikenang. Asek.


Dan setelah satu tahun bergabung, menurut Aull RSPQ adalah tempat yang hangat dan nyaman untuk dijadikan keluarga. Kita sering kumpul untuk masak-masak, bersepeda, danusan, dll. Kakak-kaka RSPQ cerdas dan humoris. Serius tapi santai. Ada saja inovasi yang muncul. Rencana yang dibuat pasti direalisasikan. Meski timnya kecil kalau Allah ridho dengan kita sepertinya semuanya jadi berkah ya, semua jadi mudah Alhamdulillah :D

Bertukar kartu pos dengan anak-anak NTT
RSPQ sendiri sudah memiliki jadwal setiap harinya. Untuk hari senin sampai kamis ada kelas bimbel untuk membantu anak-anak SD, SMP bahkan SMA supaya bisa mendapat materi tambahan dari apa yang telah mereka pelajari di sekolah. Simpelnya kita membimbing adik-adik untuk mengerjakan PR yang sulit. Hari jumatnya, RSPQ membuka kelas belajar Al-Quran. Pada hari jumat pula, anak-anak dengan pengajar saling berbagi cerita kisah-kisah nabi. Dan hari sabtu-minggunya, ada kelas ceria yang dipakai untuk berkreasi. RSPQ gak cuma ngefasilitasin anak-anak yang mau belajar, kita sebagai pegajar juga harus, wajib, kudu ikut berkreasi. Makanya, setiap pulang RSPQ pasti aull pulang bawa oleh-oleh. Asiknyaaaa
Oleh-Oleh dari RSPQ

Ayok teman-teman, kalau mau main ke RSPQ atau mau ikut ngajar, aull bakal antar kok. Teman-teman yang dermawan juga bisa donasiin buku-buku atau barang-barang yang bisa menunjang belajar anak-anak disini. Ditunggu yaa partisipasinya! 


Mahasiswa Tel-U Menyikapi Penertiban PKL

Source : Students Tel-U

Sebagai pecinta jajanan kaki lima, hari ini Aul turut berduka cita atas takluknya pedagang kaki lima oleh serangan Satpol PP tadi siang (10/03). Ini semua karena kemarin Gerhana Matahari Total menampakan pesonanya di Indonesia, maka Telkom University ingin berbenah diri untuk memperbaiki lingkungan kampus agar lebih rapi dan tertata #lah



Source : Students Tel-U


Source : Students Tel-U

Aksi ini menuai banyak simpati mahasiswa terhadap pedagang kaki lima. Jajanan kaki lima ini adalah sumber terpenting yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang murah nan enak. Hahaha mahasiswa banget dong. Tapi setelah ormas GMBI (yang Aul sendiri gatau artinya apa, walau ada yang bilang Gerakan Minta Biaya Idup wkwk) maki-maki mahasiswa dengan kata-kata yang sangat-sangat menyalahkan mahasiswa dan menjadi provokator warga agar ricuh, beberapa mahasiswa jadi banyak memberikan opini yang beragam. Serunya opini ini banyak dilontarkan di postingan Line Students Tel-U. Just FYI, aul lagi magang di news portal kampus yang hits ini. Students Tel-U sendiri memiliki followers line dengan jumlah tertinggi diantara news portal lainnya karena kontribusinya yang bisa menyentuh seluruh lini. Bangga deh ^^

Balik lagi ke topik dimana "Sukabirus is under attack", sebenarnya warga sudah mengetahui akan adanya penertiban karena sebelumnya sudah menerima tiga kali surat peringatan dan mahasiswa sendiri seperti BEM FEB dan BEM KEMA Tel-U seperti yang mereka nyatakan dalam sosial medianya sudah melakukan pengadvokasian dan survei lapangan untuk memperjuangkan nasib para PKL. Pedagang kaki lima sendiri, saat berlangsungnya penggusuran merasa sedih namun tetap tenang. Berbeda dengan si ormas yang malah membuat suasana menjadi panas. -,-

Sebenarnya dengan diadakannya penertiban ini, banyak dampak positif yang bisa diambil dari peristiwa PKL yang illegal berjualan di lahan kampus. Kedepannya kampus akan terlihat lebih rapi, tidak kumuh dengan sampah jajanan juga gerobak yang parkir sembarang. Kemudian, jalanan depan Telkom University tidak akan macet lagi yang sebelumnya disebabkan oleh hilir mudiknya mahasiswa yang jajan dengan mahasiswa berkendara yang keluar masuk area kampus. Dan tentunya PKL akan lebih berkah berjualan di tempat legal jika Telkom University benar-benar membangun tempat relokasi yang dijanjikan.

Mengenai pertanyaan orang-orang soal kontribusi apa yang harus diberikan mahasiswa untuk peristiwa pagi ini, aul ingin mengutip kata-kata Baim, "Pengabdian kepada masyarakat yang dimaksud dalam Tridharma PT, tentunya bukan mengabdi pada ormas", bukan ikut kisruh demo-demo yang bikin keadaan semakin semerawut. Seperti yang disarankan BEM KEMA Tel-U, kita bisa mengawal kampus dan kecematan mengenai kebijakan pembuatan lahan baru untuk PKL juga pastinya memberikan solusi selaku mahasiswa untuk menyejahterakan masyarakat aseli daerah, melalui program kerja dan bantuan dana.
Kalo Aul sih???? Bantuin jajan ajalah yaaaaaaaaaaaaaaa :D


Source : OA Line Students Tel-U, Aksara, BEM KEMA Tel-U.

Asrama Putri Telkom University 2015

Gimana rasanya setelah 6 tahun di asrama harus tinggal satu tahun lagi di asrama saat kuliah. Hemm bosen juga yah. Tapi emang gak seketat saat pesantren dulu sih yang setiap ijin dikasih waktu dan harus minta ijin dulu ke ustadzah. Hahaha. 

Telkom University punya 7 gedung untuk asrama putri yang diberi nama Ged A,B,C,D,E,F dan 10 dan 9 gedung untuk asrama putra yang disebut dengan urutan angka. Kalau teman-teman khawatir bagaimana tidak enaknya tinggal di asrama, sebaiknya jangan! Nanti kamu gak bisa denger cerita horror. hahaha. Lagipula fasilitas di Telkom University sudah sangat nyaman. Fasilitas kamarnya cukup, ada ruang untuk menonton tv (meskipun di lantai 3 gedung saya tvnya rusak huhu) dan dapur bersih, ada help desk yang teteh-tetehya bisa diajak curhat hihi dan jangan khawatir ada tempat menjemur kok di belakang gedung. Yang paling penting sih Wi-Finya kenceng deh. Kamu bisa akses gratissssssssssss kapan aja, asal punya akun SSO ^^ 




Dulu proses mencari temen sekamar itu lucu deh. Kuotanya 4 dan kita boleh mengajukan teman sekamar nanti, asalkan harus satu jurusan. Berhubung teman SMA saya di jurusan Seni Rupa, terpaksa saya harus mencari teman sendiri. Lewat Twitter hahaha. Saya kunjungi akun Telkom University dan kita mempromosikan diri agar ada teman yang mau diajak satu kamar. Geli juga. Tapi beruntungnya saya, tidak sampai satu jam saya sudah menemukan teman.

Awalnya saya pikir itu jodoh tapi ternyata bukan hingga saya check in ternyata saya mendapat teman sekamar yang ditentukan pihak kampus. Kecewa? Tidak ah. Karena semua sudah ditetapkan Allah bukan :)
Canceled Roomate haha


Saya mendapat kamar di lantai 3 nomer 324. Ujung sekali. Setiap paginya bisa melihat sawah dan kalaupun nakal ingin menjemur pakaian di jendela, gak akan keliatan hehehe.

Tiga dari kami berasal dari pulau Jawa dan satunya pulau Sumatra yang selalu kangen rumah, mama dan teman hidupnya hehe


Awal kekompakan yang kita lakukan adalah kita berbisnis sesuatu saat ospek hingga mendapat omset 1 juta lebih. Plusnya lagi kita dikenal banyak teman baru. Kalo ditanya bisnis apa, janganlah yaa nanti ketauan tatib hehehe
Hingga saat ini kami melakukan banyak hal bersama. Saya juga belajar bagaimana caranya membuat nasi hehehe dan banyak hal lain, dan teman yang lainpun pasti begitu.

Teman, kalau jalan tak pernah lurus begitupun dengan hidup berkelompok. Selalu saja ada ujian yang menguji persahabatan. Tetap semangat, tetap berprestasi! Mari saling mendukung dan mendoakan untuk kesuksesan bersama. Semoga kita bahagia selalu ya dalam keadaan sempit maupun lapang. Cheer Up!

"Satu tahun untuk selamanya best friend!"


Setelah ospek bisa sepecyah ini kamarnya :(