Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

When Mother Talks About Future


Have you ever asked your mom about how's her life now?
Kalau belum pernah, coba deh tanya, apakah dia sudah bahagia dengan hidupnya hari ini? Apakah apa-apa yang ia dapat hari ini sudah sesuai dengan apa yang ia cita-citakan dulu?  

Perpanjangan Istana di Surga

 “Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (At-Tawba : 24)



Hidup bahagia itu butuh referensi. Butuh grand design yang mantap. Kalau bisa ada storyboardnya, wedeeh :"D, iya biar bisa tervisualisasi dengan jelas. 

Jadi gini nih, sejak dulu aku main tumblr, aku nemu rumah ala California gitu, sayangnya gambar rumahnya hilang, tapi alhamdulillah aku udah dapet gambar pengganti buat referensinya, hehe.

Nah setelah dapat refrensi rumah putih kesayangan, aku juga suka banget liat gedung FRI yang dekat Masjid Syamsul Ulum. Menurutku, bangunannya ala Eropa banget. Setelah itu aku jadi ingin punya rumah seluas dan sepanjang itu. Tiga tingkat aja deh. Lantai bawah itu khusus untuk anak yatim, lantai dua untuk ahlul Quran dan lantai tiga untuk keluargaku. Kalau bisa, saking panjang dan luasnya rumah tersebut, kita sampai bisa main sepatu roda didalamnya. Terus kita juga punya ATM sendiri. Ih mantap kan. ^^ Nah dulu rencananya gitu, tapi sekarang sepertinya akan berubah.

Rencana rumah tiga lantai itu akan kubangun, dengan kehendak Allah untuk asrama penghapal Quran Madrasah Quran Syamsul Ulum di Telkom University, sepulang dari Madinah. Aamiin. Dengan masih format yang sama sepertinya. Tapi lantai bawah untuk mahasiswa yang ingin fokus belajar bahasa asing, lantai dua untuk anak yatim dan lantai tiga untuk ahlul Quran. InsyaAllah doain ya doain ^^ Aku tidak ingin menamai rumah ini sebagai pesantren. Inginku jadikan sebagai perpanjang dari RSPQ milik ka Anwar. Yup biar saja jadi RSPQ (Rumah Singgah Pecinta Quran supported by MQSU dan Tel-U) untuk orang dewasa hehe


Kalau rumahku sendiri aku ingin punya dua. Satu rumah yang tetap dan satu lagi rumah didalam Caravan! WHOAA!! Itu cita-cita aku sejak keciiil hihi lucukk! Rumah yang utama ini akan tetap ada bagian untuk kajian Quran. Yoi dibuat senyaman mungkin sebagai pusat penelitian dan pengkajian Quran. Sedangkan caravan dikhususkan aku dan keluargaku untuk keliling Indonesia bahkan dunia. Sebagai layanan muallaf mobile atau untuk taaruf konseling

Seru ya memang bermimpi itu. Apalagi kalau disangkut pautkan dengan dakwah. Apalagi niat jihad untuk meningkatkan kecintaan kita pada Allah dan Rasulnya, mengapa tidak?! Bukankah malah menjadi terasa menyenangkan? :D  

Cerita Lebaran Asyik : Sopan Harus, Sombong Jangan!


Hingga hari ini aku masih tak percaya mitos. Perjalanan dua minggu lalu belum mampu membuatku benar-benar yakin apakah sebuah mitos itu benar-benar pernah tejadi dimasa lalu atau tidak. Padahal, bisa dibilang aku ini sudah ketuah omongan sendiri. Aku juga sadar diri, aku ini terlalu sembrono dalam berucap. Saat melakukan perjalanan di tempat orang, satu hal yang mesti dingat, kenakan hijab agar beradab bukan agar mendapat adzab. Kakakku Halida Rahmi yang mengajarkannya. Dan biarkan kali ini aku mengambil pelajarannya. Seandainya aku lebih sopan, tentu liburan lebaran saat itu mengasyikan hingga akhir perjalanan

#1Day1Ayat : Do Now!

Roy's Artwork
"don't put off until tomorrow what you can do today" -Benjamin Franklin-

#1Day1Ayat : Perjalanan Syukur

“Don’t try so hard, the best things come when you least expect them to”

Roy's Artwork

#1Day1Ayat : Begadang Jangan Begadang

"Teh.. cepetan tidur jangan malem-malem."

Silaturahmi Saja Sudah Buat Bahagia

Liburan selama 3 bulan sepertinya hanya akan berkutat dengan gadget, buku dan anak-anak. Dan ruang lingkupnya pun hanya sekitar rumah. Aku sempat berpikir untuk travelling keluar kota. Ke Jogja misalnya. Tapi aku belum menghasilkan uang sama sekali. Inginnya, kalau travelling itu dari uang sendiri, tidak membebankan orang tua. Jadi, aku tunda dulu rencana tersebut sambil berdoa dan melakukan hal-hal yang produktif. 

Kasih Papah Mamah kepada Beta

Hari-hari di masa kelas 6 ternyata masih labil huuuu. Yak sih kadang rajin kadang males. Meskipun ga serajin uning & ira a tapi ga semales Ucup juga yee yang kerjaannya WiFi dan nonton trus:P hehe *piss 

Masa kelas 6 juga dihebringin sama promisi bimbel dimana-mana. Mau yang online atau yang dunia nyata. Semua ngejamin untuk bantu kesuksesan lulus UN dan masuk PTN. 

Dari seruntutan kesibukan kelas 6 eh ternyata 6 tahun di Amanah juga ga bikin aull buat lebih mandiri. Perasaannya malah makin pengen manja-manjaan sama papah mamah wek :P 

Bermula dari 1 tahun perubahan papah yang lebih religius. Keadaan keluarga aull berubah drastis. Yang tadinya adam ayem sekarang romantis bangets! Romantisnya lebih islami pula. Papah sebagai imam ngasih contoh untuk konsisten dalam beribadah lewat amalan-amalan yaumiyah. Kayak sholat berjamaah setiap sholat wajib, baca quran 1 day 1 juz (bahkan papah udah 1 day 2 juz), makin menyantuni anak yatim, istiqomah tahjjud,dll. Papah sih berhasil konsisten. Mamah juga. Tapi aull sama iki cuma nerep pas di rumah doang. Pas di Amanah ngedul lagi -,- 

Iya, selama Ramadhan karena aull dapet libur yang panjang bangeeeet 43 hari, Aull ngehabisin waktu banyak banget sama keluarga di RUMAH. Ya, ga ada acara jalan-jalan ke tempat rekreasi. Kita semua fokus mempersiapkan dan menjalani Ramadhan dengan sekhidmat mungkin. Ngaji dan mengkaji bareng, tarawih bareng, nonton tv bareng, nangis bareng gara-gara terharu sama serial Omar, masak bareng, buka puasa bareng, sahur bareng, cerita-cerita bareng. Gitu deh.

Alhasil 1 bulan bersama, berhasil mematri kenangan yang gamau diusik. Aull gamau balik ke Amanah. Pengennya di rumah aja. Dan imajinasi yang ga pernah pengen terwujud adalah papah dan mamah meninggal. no!  
  
But, life must go on kan?
Buktinya sekarang aull tetep sekolah di Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya. Jauh lagi deh. Pisah juga kan. Dan ternyata ibadahnya juga nurun deh -,- 
Tapi papah mamah tetep sih mengingatkan & memotivasi kalau lagi jenguk supaya aull tetap konsisten dan meningkatkan ibadah, belajar dan selalu berakhlak baik. Apalagi sekarang punya keinginan besar. Masuk UI dan lulus UN dengan nilai terbaik. Papah sering mengingatkan jangan sampai menyandarkan sebab keberhasilan itu dari hal lain. Karena keberhasilan itu datangnya dari rahmat Allah. Jadi sinerginya usaha, berbuat baik dan rahmat Allah. 
Pas kemarin aull rengek-rengek ke papah buat ikut bimbel. Papah khawatir aull jadi syirik karena aull yakin dengan bimbel akan memperbagus nilai UN dan pasti ngebantu masuk UI. Papah ga bilang ikut bimbel salah tapi papah takut aull salah menyandarkan sebab. Jadi ya diluruskan lagi deh. 

Nah nasihat-nasihat kayak gini yang aull rindukan di Amanah. Orang yang lebih tua ada. Tapii yang mengerti sedikit. Paling Pak Iqbal, Ka aisy, hemm siapa lagi yah. Ustdah Nurul? Perhatian sih tapi terlalu ngekang. Temen-temen malah pusing katanya. Ga cocok kali yah untuk psikologis temen-temen. Tapi kalau aull sih ngerasa fine aja. Malah kadang menyentuh soalnya ngena banget kayak nasihat papah mamah. 

Pokoknya emanglah orang tua kandung itu takkan pernah terganti. Sebagai anak yang dikasih perhatian penuh aull merasa bersyukur sekali. Sedih juga kadang ga konsisten untuk doain mamah papah. 
Tapi percayalah pah mah, Aku sangat sangat menyayangi kalian. Makasih yah sudah jadi papah mamah yang hebat. Semoga papah mamah masuk surga. Amiin :)

Oh, My Little Brother..

Ka Laisa, Tania, Pukat, Eliana, Delimunte, dan tokoh-tokoh kakak lainnya dalam novel Tere Liye, Mereka sungguh baik. Selalu menginspiratif. Bisa menjadi contoh. Dan setiap kali aull selesai baca novel karya bang tere, langsung deh mingkem. Huu jangankan ngasih contoh yang hebat, kerjaan setiap ketemunya ajah berantem. Sedih kadang, ah tapi dianya juga nyebelin. udaah deh. semua presepsi itu cuma kenangan lama. Dalam lubuk yang paling dalam, secuek apapun seorang kakak aull yakin mereka slalu menyayangi adiknya. Begitupun adik,pasti ingin dimanja kakaknya *menurut penuturan para teman-teman yang jadi adik..
Dan lagi-lagi itu benar.


Save Our Wild Life :D

Yaps, kebanyakan papan yang ada di taman safari pasti bertuliskan kalimat itu 'Safe Our Wild Life'.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, 24 Juni 2012 kemarin akhirnya aull and family berlibur mengunjungi taman safari ini..  Disana tentunya banyak binatang, hahaha :D dari gajah, unta, bison, rusa, harimau, kudanil, macem-macem pokoknya ;) 
duh montok yah kudanilnya.. hahaha

ane kedinginan,, di bogor dingin banget. gak kayak di negare ane. brrrrr

makan,makan,makan,makan.

heyyy ;;)

boleh aku mengintip sedikit?? :D

i'm coming, dude! 

tired!