Proses Konstruksi Cerita

Thursday, December 15, 2016 0 Comments A + a -

Kamu ga akan berkembang kalau kamu belum menemukan orang yang menarik. Menyetrum kesadaranmu hingga alam bawah sadarmu meminta berlian.

Dulu, aku tertarik untuk produksi film pendek. Namun setelah beberapa kali bergabung dengan mereka yang satu passion, rasanya memvisualkan ide menjadi karya nyata haruslah berpikir realistis, diuji dengan logis.
Akhirnya aku terkekang. Dan atas nama ATM (amati tiru modifikasi) aku malah jadi bosan.

Setelah perjalanan panjang, mengabaikan pengalaman dan menidurkan potensi untuk waktu yang lama, Tuhan pertemukan aku lagi dengan orang-orang yang menuntutku berkembang.

Bagai refleksi diri, aku mudah bercermin menjadi diri sendiri tanpa harus terseret untuk menjadi orang lain. Malah ku mematut didorong untuk terus lebih baik.

Ya kuperkenalkan, salah satu anak Adam yang tak pernah berhenti ucap takjub. Atas setiap kalimat singkat, mosaik padat, hal kecil yang berpendar.

Fajrin Maulany Syams.

sering terlibat ajakan proyek, diskusi santai panjang lebar, tapi masih jarang berbarengan eksekusi hasil diskusi. Yang kulihat malah karya-karya yang jadi adalah buatan sendiri, karya cipta tanpa penundaan yang dinanti-nanti.

Tapi itu namanya proses boy. Aku sangat menikmati. Kalau dibilang aku bahkan belum sadar betul, bahwa aku punya potensi. Perlu dilatih dengan disiplin diri.

Aku sering diajak mengamati, baca buku dari hati dan menonton film dengan jeli. Seseru itu proses belajar. Dan sekarang tinggal pembuktian unjuk diri. Tidak, jadikan media untuk berprestasi menginspirasi. Lakukan saja sebagai bentuk ekspresi.

Bandung, 13 Desember 2016


Telkom University - Ilmu Komunikasi (Broadcasting)
Scriptwriter | Journalist | Editor | Pejuang Quran, She is