Monday, December 26, 2011

Akhir Cerita PKTM 1 dihari Natal



25 Desember 2011.. mantaap! Hari terakhir PKTM 1.Bagi umat Kristiani mungkin hari ini adalah perayaan hari raya mereka. Tapi untuk kami hari ini adalah perayaan atas hari terakhir kami menjalani Pelatihan Kader Taruna Melati! 
panitia dan peninjau ^.^

peserta PKTM 1 putra :)

peserta PKTM 1 putri ;D

Hwaah... tapi hari terkhir PKTM benar-benar sangaaat berkesan apalagi sesi makan bersama panitia. Panitia ikut makan diantara kita.Rame deh! Kayak keluarga banget! 

makan bersama~

makan bersama~
















ini nih dikerjaiin :p

Sebelumnya aull juga sempet di kerjai.. ckckckck,,





























Oh ya inget masalah makan, aull pernah cekcok sama fasilitator. Haduuh seremnya! 
Tapi waktu itu yang kontra buat makan ini ni..





Aull sama ukhti datun. Tapi ternyata ukhti Datun gak jadi ngomong. Jadilah aull diomelin sendiri. Ih deg-degan sumpah!
diomeliin.. hiks :'(



Haha..tapi ilmu yang didapetin juga banyak sungguh. Hmm. Dari semua materi keorganisasian,administrasi, keislaman, leadership,keipman, sidang, yang aull paling suka adalah materi advokasi. Pematerinya Kang Falik. 
kang faliik

Kocak banget orangnya. :D Materi yang disampaikan sebenernya singkat. Intinya advokasi itu haru PEKA terhadap lingkungan lalu bergerak untuk merealisasikannya. Terus advokasi juga merupakan pembelaan, pendampingan, dan penyadaran. Selebihnya Kang Falik justru bercerita tentang hidupnya dan pengalamannya. Inspiratif banget deh.
Ada satu pesan dari kang Falik yang aull inget terus. Katanya, Manusia itu tidak ada yang terlahir pintar atau bodoh tapi yang membedakan manusia itu TERLATIH DAN TIDAK TERLATIH. Jadi yang bodoh itu yang tidak mau sering berlatih. Nah, kata-kata ini di pake intrupsi aull loh waktu ada tragedi saat sidang. Kita divonis tidak lulus PKTM karena gagal saat simulasi sidang. Ukhti Annisa menyanggah dan meminta kepada Kang Bruno untuk memberikan kesempatan satu kali lagi. Aku juga tak mau tinggal diam deh. Mesipun takut di bilang ingin kritis tapi gak etis gak apa-apa. Yang penting aull mau berlatih berani ngomong aja dulu. Selebihnya bisa dikoreksi nanti-nanti. 
buat komitmen :D

Tapi akhirnya agar bisa lulus PKTM 1 kita di haruskan membuat komitmen untuk IPM dan diberikan wejangan oleh peninjau dan fasilitator


Ini dia komitmen yang aull buat: 

Kenapa aull buat komitmen seperti ini. Soalnya aull ingin membenahi diri aull dulu. Supaya IPM punya kader yang siap sahaja dan yang bermutu. Semoga bisa terpenuhi yaaa.. aamiin.

Hwaaa,, cerita indah PKTM sebenernya masiih banyak. Tapi sepertinya sampai sini dulu yaa.. ditutup dengan lagu janji kader..
janji kader

Akhirulkalaam
Nuuun walqalamii wamaa yasturuun...
IPM.. JAYA. IPM.. JAYA... IPMIPMIPMIPM.. SEKALI JAYA TETAP JAYA!!!!!
Asslamu’alaikum.. wr..wb