Amanah's Friendship

Wednesday, December 17, 2014 0 Comments A + a -


I've lived in Amanah Islamic Boarding School for six years. Alhamdulillah... 

Amanah. Sekolah elok amat kucinta. Meski terkadang sekolah ini memilki kekurangan yang tak sedikit (yang pernah aull utarakan juga di tumblr) tapi sekolah ini juga punya segudang hal terbaik yang selalu kusyukuri karena aull bisa bertahan didalamnya. Khususnya soal teman. ^^

            Bagi kami teman adalah kebutuhan primer. Teman adalah satu-satunya keluarga yang bisa dipegang kepercayaannya dalam bahu membahu menghadapi perihnya kehidupan. Ya, sangat-sangat berarti.  
Karna hal itu jua, banyak sekali pahit yang dirasakan karena perselisihan dengan teman. Dan jika hal itu sedang terjadi, rasanya sangat sulit menjalani hari-hari.
._. Tentu aku pernah merasakannya. Dan itu membuat aku tak berselera untuk bisa betah tinggal di pesantren..
Tapi manisnya juga tak terhitung. Buaaaaaanyaaaaaaaaaaak sekali. Serius! Hal-hal spektakuler apapun bisa dilakukan dengan teman. Tentunya banyak belajar juga untuk saling memahami, karena tinggal dengan orang-orang yang sifatnya heterogen, memaksa kami untuk saling memahami perbedaan. Dan itu sangat indah *playing soundtrack last child.. “Indahkan Perbedaan” HAHA*
            Dan hari ini, pagi hari yang cerah di kota Bekasi. Aull stalk jaringan sosial yang sifatnya pribadi. Minat aull untuk berteman hanya tertuju pada anak-anak Amanah. Niatnya sih hanya teman-teman terdekat, tapi setelah stalk, ko hampir semuanya terdekat? Kakak kelas, adik kelas apalagi teman angkatan sendiri.
Dan disadar-sadar memang list friends di akun aull sendiri mayoritas berderet teman-teman dari daftar siswa-siswi Pst. Amanah. Mungkin kita gak pernah berpisah yah guys! Hahaa
            Media Sosial memang sangat membantu dalam mengeksplorasi diri sendiri. Media Sosial untuk teman-teman aull sendiri sudah sangat dimanfaatkan dikehidupan pribadinya. Ada yang hanya cerewet naudzubillah buat update kesehariannya, ada yang curhat dalem banget buat nyurahin isi hatinya, ada yang pake buat media dakwah lewat kata-kata manisnya, ada yang dipake buat media publikasi atas karya-karyanya, ada juga yang dipake untuk media promosi dagangannya. Tapi aull sangat senang. Meski jauh, meski kadang umur yang tak setara atau waktu yang belum mampu mempertemukan. Aull masih bisa memantau keadaan kalian lewat jejaring sosial ini. Kadang aull jadi rindu kebangetan, kadang iri karena teman-teman sering ngelakuin hal-hal epic, kadang aull juga gregetan kenapa ada aja hal-hal bodoh yang mesti diumbar-umbar.
            Aull cuma ingin ingetin dari tulisan ini. Komunitas amanah yang solidnya itu subhanallah sampe sekarang aja untuk alumni sudah punya ikatannya, keberadaan kita itu sungguh potensial. Jamaah kita itu sangat-sangat berpengaruh. Percaya ga? Harus dong, rasakan aja sendiri, ketika ada teman-teman kita yang update tentang prestasinya pasti dukung habis-habisan.
Salah satu almuni terbaik Amanah 
Tapi begitu juga sebaliknya kalau kita melakukan hal buruk, yaa tau sendiri pasti dikucilkan yaaaa... Jadi berhati-hatilah.. karena kita keluarga pasti akan selalu mengingatkan ;) Iya kan?
Dan keluarga juga bukan hanya bertemu di sekolah atau media sosial. Jangan pernah sombong jika kita bertemu dilain tempat. Tetap jaga “bahasa” dan akhlaknya! Okey ;)
Dan tinggal menghitung bulan, aull dan keluarga Increzator pulang kampung :”) Rasanya sedih banget......
Doakan semoga kita lulus dengan nilai-nilai terbaik dan bisa diterima di universitas terbaik. Doakan agar sisa waktu kami bisa digunakan untuk membuat jejak-jejak terbaik ^^ Amiin